Tim KKN UNS Mengadakan Program Penyuluhan dan Diversifikasi Produk Gula Aren Menjadi Gula Semut

Gula aren merupakan komoditas terkenal di Desa Langkaplancar,hampir sebagian warga Desa Langkaplancar berprofesi sebagai pembuat gula aren.Gula aren Desa Langkaplancar bisa dibilang menjadi salah satu daya tarik dikalangan masyarakat,dikarenakan proses pembuatan yang masih alami dan tidak banyak menggunakan bahan-bahan pengawet gula aren tersebut biasanya dijual berkisar antara Rp.15.000 – Rp.20.000 tergantung jenis dan kualitas gula aren.Pelaku UMKM gula aren bisa melakukan diversifikasi ataupun penambahan produk yang bahan bakunya berasal dari nira aren ataupun gula aren.Tetapi dikarenakan keterbatasan teknologi dan informasi mereka masih berkutat dengan hanya memproduksi gula aren.

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Integratif Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan program penyuluhan dan diversifikasi produk gula aren menjadi gula semut.Program ini diadakan pada tanggal 4 Agustus 2022.Tujuan dari program ini adalah mengenalkan kepada Pelaku UMKM produk yang bisa dihasilkan dari nira aren ataupun gula aren (Kawung) yaitu gula semut.

Gula semut merupakan produk yang berasal dari gula aren ataupun nira aren,gula semut bisa dikatakan sebagai gula bubuk ataupun versi halus dari gula kawung(aren).Gula semut ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat yang doyan minum minuman teh,kopi dan jahe.Dikarenakan fungsinya sebagai pemanis gula semut bisa menjadi pilihan masyarakat Indonesia.Kepraktisan gula semut juga menjadi salah satu tambahan mengapa gula semut diminati masyarakat Indonesia.

Mahasiswa KKN UNS mengadakan penyuluhan dan proses pembuatan gula semut dikarenakan melihat potensi Desa Langkaplancar yaitu nira aren.Selain itu,gula semut yang notabene merupakan produk dari nira aren mempunyai nilai jual yang sangat menjanjikan.250gr gula semut bisa dijual seharga Rp.20.000 atau 1kg gula semut bisa dijual seharga Rp.30.000 – Rp.45.000 tergantung kualitas dari gula semut itu sendiri.Proses penyuluhan menjelaskan mengenai manfaat gula semut dan keuntungan pembuatan gula semut selain itu Mahasiswa KKN UNS juga memberikan edukasi mengenai cara penjualan gula semut menggunakan jalur online yaitu e-commerce dan jalur offline yaitu bekerja sama dengan took kelontong.

Proses pembuatan gula semut mendapatkan antusiasme tinggi dari warga Desa Langkaplancar.Dalam hal ini antusiasme warga desa disalurkan dengan cara membantu proses pembuatan dan pengemasan gula semut yang dimana proses tersebut memakan waktu sekitar 30 s/d 45 menit tergantung dengan lancer atau tidaknya proses pembuatan.Selain itu Mahasiswa KKN UNS memberikan edukasi mengenai cara mengurangi kadar air yang terdapat didalam gula semut yaitu dengan cara dijemur selama kurang lebih 4 jam ataupun bisa di oven menggunakan oven tradisonal dengan selalu menggunakan api kecil.

Diharapkan dengan adanya program penyuluhan dan pembuatan gula semut.Masyarakat desa Langkaplancar bisa memproduksi beragam produk dari nira aren baik itu gula aren (kawung) ataupun gula semut yang dimana semakin beraneka ragam produk yang dihasilkan maka semakin banyak juga sumber pemasukan bagi penggiat UMKM.

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur